Buka Edukasi Pencegahan Penyalahgunaan Napza, Jauhar: Selamatkan Anak Kita

img

(Acara Pencegahan Penyalahgunaan Napsa dan Borneo International Recovery Conference)


SAMARINDA - Mewakili Gubernur Kaltim, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Kaltim HM Jauhar Efendi menghadiri sekaligus membuka Edukasi Pencegahan Penyalahgunaan Napza dan Borneo International Recovery Conference, Senin 14 Desember 2020.

Kegiatan digagas Yayasan Sekata Samarinda digelar di Ruang Gruffy Hotel Harris Samarinda, dihadiri Kepala BNNP Kaltim Brigjen Pol Iman Sumantri, pimpinan Kementerian Hukum dan HAM Kaltim dan Dinas Sosial Kaltim, Polresta Samarinda dan Pemkot Samarinda serta anggota DPRD Kaltim.

Kondisi pandemi Covid-19 menurut Gubernur Isran Noor, tetap harus diwaspadai dan tidak lengah terhadap peredaran serta penyalahgunaan narkoba.

Terlebih, penyalahgunaan dan peredaran narkoba sudah menjadi ancaman bangsa hingga merambah ke semua tatanan kehidupan masyarakat.

"Agen P4GN, termasuk Yayasan Sekata harus didukung penuh pemerintah dan instansi terkait serta stakeholders dalam upaya pencegahan peredaran dan penyalahgunaan narkoba atau napza," katanya.

Ditegaskannya, Pemprov Kaltim telah bertekad menghilangkan Narkoba dari bumi Benua Etam. Namun, diakuinya, bukan lah pekerjaan mudah dan harus didukung seluruh komponen dan masyarakat Kaltim.

"Narkoba musuh kita bersama, maka harus bersama pula kita memeranginya," ajaknya.

Sementara Ketua Yayasan Sekata Samarinda Rabin Subhananta menyebutkan Kaltim saat ini berada posisi 23 secara nasional dalam hal prevalence penyalahgunaan narkoba.

"Bagi kami sebagai orang-orang yang pernah masuk ke dunia narkoba, cukup bangga. Tapi, sekaligus tantangan bersama bagaimana narkoba ini agar tidak lagi bebas menyebar di Kaltim," ujarnya.(mar/poskotakaltimnews.com)